Pertimbangkan 5 Alasan Ini Sebelum Memulai Bisnis Franchise

Ketika akan memulai sebuah bisnis, apa yang ada dalam bayangan anda? tentu pedoman profit yang akan menimbulkan anda seorang miliarder.

Tapi percayalah, semua tidak seindah apa yang anda ekspektasikan. Sebelum benar-benar terjun dalam bisnis franchise, coba petimbangkan beberapa alasan berikut.

Biaya Franchise yang Tinggi
Jika anda tidak begitu matang dalam segi finansial, biaya start-up dan royalti mungkin mampu menjadi penghalang yang serius. Mengapa?

Jadi begini, misal anda ingin menjadi franchisee McDonald’s, maka sebagai franchisee anda tidak hanya harus membayar uang ke lokasi, tapi juga harus membayar biaya franchise sebesar $45.000

(untuk hak pengoperasian bisnis dalam jangka waktu 20 tahun). Dan biaya total untuk membuka McDonald’s mampu berkisar $500.000 -$ 1,6 juta.

Biaya Royalti Yang Besar
Ada banyak bisnis franchise yang menerapkan sistem royalti, McDonald’s mematok biaya royalti kepada franchisee sekitar 12,5% dari penjualan per tahun. Makara keuntungan tidak sepenuhnya menjadi milik anda sebagus apapun effort anda dalam menghasilkan penjualan yang tinggi.

Contoh lain, franchise Burger King mematok royalti sebesar 4,5% dari penjualan di samping biaya waralaba sebesar $ 50.000, Dunkin ‘Donuts mematok royalti sebesar 5,9% dari penjualan setiap tahun di samping biaya franchise yang berkisar $ 40.000 -$ 80.000 (tergantung lokasi).

Biaya Bahan Baku Mentah yang Tidak Murah
Dengan alasan untuk menjaga konsistensi dari produk mereka, banyak franchisor menerapkan hukum soal materi baku. Bahan baku harus disuplay dari franchisor. Dalam beberapa kasus, biasanya harga yang dikenakan jauh lebih tinggi daripada harga di kawasan lain dan mau tidak mau anda harus membelinya.

Batasan Kreatifitas
Dalam bisnis selalu ada ciri khas, franchise pun juga begitu. Anda tentu pernah berkunjung ke Mc Donald’s bukan? Apakah antara gerai satu dengan gerai yang lain mempunyai perbedaan dalam segi desain gerai, produknya, pelayanannya, seragam karywannya, dan lain-lain?

Tentu tidak berbeda, alasannya yaitu itu yaitu identitas dari McDonald’s (istilah sederhananya untuk memberikan kepada semua pelanggan bahwa ini lho McDonald’s).

Dan untuk orang-orang yang suka berkreasi, alasannya yaitu semuanya dituntut sama maka itu mampu berarti sebuah keadaan yang suram bagi mereka. Sayangnya, hampir semua (meski tidak semua) bisnis franchise mempunyai persyaratan yang serupa. Jadi, kalau anda ingin menjadi bos untuk bisnis anda sendiri, tentu franchise bukan pilihan yang tepat.

Liabilitas Lokasi
Sudah bukan diam-diam lagi bahwa ‘lokasi’ yaitu salah satu ‘key point’ untuk sukses dalam jenis bisnis apapun, tak terkecuali franchise.

Untuk itu, diharapkan pemahaman yang besar lengan berkuasa bagi franchisee soal demografi wilayah yang berpotensi untuk dipakai sebagai lokasi bisnis.

Note : sebenarnya, permasalahan di atas mampu diatasi. Anda mampu memulai bisnis franchise tanpa harus membayar biaya royalti, tinggal pilih saja jenis franchise yang tidak mematok royalti, jadi keuntungan mampu sepenuhnya menjadi milik anda.

Tapi permasalahanya adalah, franchise mirip McDonald’s merupakan franchise dengan merk yang sangat kuat, meskipun ia mematok royalti sekitar 12 % dari keuntungan penjualan anda.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *