Bangga! 10 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Daftar Forbes ’30 Under 30′ 2018

Bangga! 10 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Daftar Forbes ’30 Under 30′ 2018

Bangga! 10 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Daftar Forbes ’30 Under 30′ 2018 – Forbes kembali memasukkan sejumlah anak muda Indonesia ke dalam daftar ’30 Under 30 Asia’ angkatan tahun 2018.

Nama-nama yang masuk ke dalam daftar bergengsi 30 Under 30, ialah bawah umur muda di Asia yang paling besar lengan berkuasa dan berusia di bawah 30 tahun. Mereka yang sukses di bidangnya masing-masing dan menjadi ilham bagi banyak orang.

Dari 2000 nama yang dinominasikan, hanya terpilih 300 nama yang terbagi ke dalam 10 kategori. Ini berarti terdapat 30 anak muda dari Asia dalam masing-masing kategori.

Menariknya, suatu pujian bagi Indonesia sebab ada belasan anak bangsa yang terpilih. Seperti Brian Imanuel (Rich Brian), rapper 18 tahun kelahiran Jakarta yang telah populer diseluruh dunia ini, masuk dalam kategori Celebrities, Youngest dan Entertainment & Sports.

Selain itu, ada juga beberapa pebisnis muda Tanah Air. Berikut mari kita mengenal profil singkat pengusaha muda Indonesia yang berhasil masuk daftar 30 Under 30 Asia versi majalah Amerika Serikat tersebut.

Dian Pelangi (27), Creative Director Dian Pelangi
Desainer populer berjulukan Dian Pelangi masuk dalam kategori Celebrities dan The Arts. Ia mengelola bisnis busana muslim dengan nama brand ‘Dian Pelangi’. Karya-karyanya telah dipamerkan dalam banyak sekali ajang fashion bergengsi di Indonesia dan luar negeri.

Fransiska Hadiwidjana (28), Founder Prelo
Fransiska Hadiwidjana masuk dalam kategori Retail & E-Commerce. Ia ialah founder dan CEO dari Prelo, situs marketplace untuk menjual barang bekas secara online. Melalui bisnisnya, Fransiska telah membantu meminimalisir jumlah sampah dan menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia.

Talita Setyadi (29), Chef BEAU
Talita Setyadi masuk dalam kategori The Arts. Setelah menuntaskan studi di Paris, ia kembali ke Indonesia untuk membuka bakery ala Perancis berjulukan BEAU. Ia menciptakan kudapan manis dan roti dengan bahan-bahan lokal dan segar, serta telah mendistribusikannya ke lebih dari 100 kafe, restoran, dan hotel di Indonesia.

Rorian Pratyaksa (26), Co-founder PayAccess
Rorian Pratyaksa masuk dalam kategori Finance & Venture Capital. Ia membangun PayAccess, aplikasi mobile untuk pembayaran digital yang mengintegrasikan pengguna dan jaringan merchant dalam satu komunitas untuk saling bertransaksi dalam satu akses. Dengan PayAccess, masyarakat sanggup melaksanakan transaksi dengan gampang tanpa mempunyai akun bank.

Stanislaus Tandelilin (27), Co-founder Sale Stock
Stanislaus Mahesworo Christandito Tandelilin masuk daftar Forbes 30 Under 30 2018 dalam kategori Retail & E-commerce. Ia ialah salah satu pendiri bisnis e-commerce Salestock. Aplikasi ini memudahkan penggunanya untuk berbelanja online dengan harga murah dan menunjukkan transaksi COD ke lebih dari 700 lokasi.

Adrian Agus (26) dan Eugenie Patricia (24), Founder Puyo
Adrian Christopher Agus dan Eugenie Patricia Agus masuk dalam kategori The Arts. Kakak-beradik ini membangun bisnis masakan silky pudding berjulukan Puyo Dessert, yang telah sukses mempunyai 40 gerai di Indonesia. Mereka juga telah menyumbangkan USD 15 ribu untuk melestarikan kura-kura dan membangun perpustakaan anak.

Jeff Hendrata (27) dan Andrew Setiawan (23), Co-founders Karta
Jeff Hendrata dan Andrew Tanner Setiawan masuk dalam kategori Media, Marketing & Advertising. Keduanya ialah pendiri Karta, perusahaan periklanan melalui sepeda motor. Karta telah bekerja sama dengan banyak sekali perusahaan ternama untuk menampilkan iklan pada jaket pengendara dan di bodi sepeda motor.

Krishnan Menon (28) dan Marshall Utoyo (28), Founder Fabelio
Krishnan Menon dan Marshall Utoyo masuk dalam kategori Retail dan E-commerce. Pada 2015, keduanya membangun website e-commerce khusus furnitur berjulukan Fabelio. Bekerja sama dengan lebih dari 2000 pengrajin, mereka menciptakan desain furnitur yang original, berkualitas, dan berharga terjangkau.

Iwan Kurniawan (28) dan Reynold Wijaya (29), Founder Modalku
Iwan Kurniawan dan Reynold Wijaya masuk dalam kategori Finance & Venture Capital. Dua laki-laki ini ialah pendiri Modalku, startup keuangan yang bergerak di bidang peer to peer lending. Modalku telah menyampaikan sumbangan dana mencapai USD 75 juta untuk UKM di Indonesia.

Muhamad Risyad Ganis (25) dan Yohanes Sugihtononugroho (25), Co-founders Crowde
Muhamad Risyad Ganis dan Yohanes Sugihtononugroho masuk dalam kategori Social Entrepreneurs. Dua anak muda ini sukses membangun Crowde, platform inovatif yang menjembatani para petani kecil dengan para investor yang ingin menyampaikan modal usaha.

Nah, itulah sejumlah anak muda Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 2018 untuk wilayah Asia. Sungguh penghargaan yang membanggakan dan bukti bahwa bawah umur bangsa bisa mempunyai prestasi yang diakui dunia.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *