Mitos Tentang Bisnis yang Banyak Dipercaya Tapi Tidak Sepenuhnya Benar

Mitos Tentang Bisnis yang Banyak Dipercaya Tapi Tidak Sepenuhnya Benar

Ketika Anda akan memulai bisnis, Anda mulai mempelajari banyak sekali hal yang berkaitan dengan bidang perjuangan yang akan Anda jalankan.

Anda akan berguru banyak hal yang belum Anda ketahui. Orang-orang di sekitar Anda juga akan menasihati Anda supaya Anda mampu mengambil langkah yang sempurna dalam berbisnis.

Namun, hati-hati dikala mempelajari bisnis. Terkadang, teori-teori bisnis yang Anda pelajari tidak semuanya benar. Apa yang orang lain katakan mampu jadi hanyalah mitos yang tidak sesuai kenyataan.

Oleh lantaran itu, bagi Anda yang ingin memulai bisnis, mitos-mitos bisnis berikut ini perlu diluruskan dan tidak perlu Anda percaya 100 persen.

7 Mitos Tentang Bisnis yang Kurang Tepat

Ide Bisnis Harus Berbeda dari yang Lain
Memang betul, inspirasi bisnis yang unik akan menciptakan kesan yang baik bagi perjuangan Anda. Ide bisnis yang luar biasa akan mengagumkan banyak orang, lantaran berbeda dari bisnis-bisnis yang sudah ada.

Namun, belum tentu inspirasi bisnis yang benar-benar unik niscaya berpotensi. Anda harus mengujinya dan memastikan bahwa produk yang Anda ciptakan itu diharapkan oleh konsumen atau tidak.

Maka dari itu, tidak duduk perkara jikalau Anda tidak menemukan inspirasi yang unik untuk perjuangan Anda. Membuka bisnis yang sama dengan orang lain juga mampu berhasil, lantaran pasarnya sudah ada dan Anda hanya perlu bakir memasarkannya supaya mampu menerima pelanggan.

Rencana Bisnis Harus Mendetail
Katanya, planning bisnis harus sudah lengkap sebelum bisnis dimulai. Pebisnis harus merencanakan segala hal secara detail supaya nantinya bisnis mampu berjalan dengan lancar.

Namun, hal itu kurang tepat. Anda tidak perlu tahu semua hal yang harus dilakukan ketika berbisnis. Rencana yang sederhana juga sudah cukup untuk mengawali bisnis Anda.

Maka dari itu, jangan terjebak pada analisis yang berlebihan yang justru mampu menciptakan Anda ragu untuk memulai. Anda tidak harus menciptakan planning hingga hal-hal terkecil semenjak awal, lantaran planning mampu terus dikembangkan dan diadaptasi dikala bisnis berjalan.

Perlu Modal yang Banyak untuk Berbisnis
Anda tidak harus kaya untuk mampu membuka bisnis. Anda tidak harus punya uang yang banyak supaya mampu memodali bisnis Anda.

Sebab ada banyak peluang perjuangan bermodal kecil yang mampu dicoba. Sekalipun Anda ingin menjalankan perjuangan yang butuh modal besar, Anda tidak harus menanggung modalnya seorang diri.

Cobalah cari partner bisnis yang bermodal untuk membangun bisnis bersama. Atau, jikalau Anda punya konsep bisnis yang menjanjikan, Anda mampu saja menerima investor yang mau mendanai perjuangan Anda.

Lebih Enak Makara Pebisnis daripada Karyawan
Banyak karyawan yang mendengar dongeng motivasi dari para pengusaha sukses dan kemudian ingin berhenti bekerja. Tampaknya, hidup sebagai pengusaha itu menyenangkan lantaran mampu menciptakan kaya raya.

Memang rumput tetangga terlihat lebih hijau. Namun, jikalau Anda mampu mensyukuri hidup Anda dikala ini dan menerima pekerjaan yang sempurna dengan jenjang karier yang jelas, maka hidup sebagai karyawan juga mampu menyenangkan.

Ingat, setiap profesi punya kelebihan dan kekurangannya. Maka tidak sempurna jikalau profesi pebisnis itu niscaya lebih yummy daripada profesi yang lain. Jadi, Anda tidak perlu membanding-bandingkan.

Waktu Kerja Lebih Fleksibel
Hal yang kerap dikeluhkan ketika menjadi karyawan yaitu jam kerja yang tidak fleksibel. Rutinitas kerja 8 jam sehari itu membosankan, apalagi jam masuk dan pulang kerja sudah diatur, sehingga tidak leluasa.

Namun, jangan terlalu berharap Anda akan punya waktu kerja yang lebih fleksibel jikalau menjalankan bisnis sendiri. Bisa jadi Anda akan lebih sibuk, lantaran tanggung jawab Anda lebih besar.

Maka tak heran, jikalau banyak pebisnis yang sering lembur, bekerja di selesai pekan, dan tetap membuka usahanya di hari libur. Karena fleksibilitas kerja itu tergantung dari bisnis apa yang dijalankan dan bagaimana cara Anda mengatur waktu.

Harus Selalu Berani Ambil Risiko
Mitos perihal bisnis yang sering didengar yaitu pebisnis harus berani mengambil risiko. Keuntungan akan lebih besar jikalau risiko yang diambil juga besar.

Namun, Anda tidak harus selalu berani mengambil risiko. Anda harus mempertimbangkan setiap keputusan baik-baik supaya Anda tidak hingga salah melangkah.

Lebih baik Anda berpikir lebih usang sebelum menetapkan sesuatu. Perhitungkan risiko terburuk yang mungkin terjadi, sehingga Anda mampu mewaspadainya dan tidak mengalami kerugian yang fatal.

Bisa Bebas Bekerja Semaunya
Anda mampu menjadi bos atas diri sendiri ketika Anda mempunyai bisnis. Namun, sebagai pemimpin bisnis bukan berarti Anda mampu bebas bekerja semaunya.

Jika Anda punya rekan bisnis, Anda harus bekerja sama dengannya sesuai kesepakatan. Anda tidak mampu mengambil keputusan sendiri, tapi harus mendiskusikannya bersama rekan Anda dalam membangun bisnis.

Lalu, jikalau Anda menggaet investor, pemilik modal akan menjadi atasan Anda. Anda tidak mampu sesuka hati melaksanakan apapun, lantaran investor akan turut campur tangan dalam mengatur jalannya bisnis Anda.

Nah, itulah beberapa mitos perihal bisnis yang banyak dipercaya, tetapi tidak sepenuhnya benar. Anda akan membuktikannya sendiri dikala Anda sudah menjalankan bisnis.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *