5 Entrepreneur Yang Sukses Dari 0 Di Indonesia

5 Entrepreneur Yang Sukses Dari 0 Di Indonesia

Abraham Viktor

Taralite merupakan startup yang bergerak di bidang finansial, terutama sebagai penyedia pertolongan online. Dalam layanan ini, para pengguna mampu meminjam uang untuk memenuhi bermacam-macam keperluan, contohnya untuk biaya pengobatan di rumah sakit, bayar biaya pendidikan, pesta pernikahan, persalinan, renovasi rumah, kredit usaha, sampai pendanaan umrah. Start up ini didirikan oleh Abraham Viktor pada Agustus 2015 dan sampai sekarang mereka mengklaim telah berhasil menjaring lebih dari 300 pengajuan pertolongan setiap bulannya. Dan ini menjadi sebuah potensi luar biasa yang dilihat Forbes.

Benny Fajarai

Nah, kalau anda ingin menjual produk kerajinan tangan secara online, maka market place Indonesia yang elok ada di Qlapa. Sang pendiri startup ini yaitu Benny Fajarai yang membangunnya pada April 2015 lalu. Benny Fajarai (25), pendiri kreavi.com dan co founder sekaligus CEO situs qlapa.com merupakan perjaka asal Pontianak. Aplikasi Qlapa yang dibuatnya mampu menjadi penghubung antara pembeli dan penjual secara langsung. Jika customer suka tinggal membayar dan penjual yang memproses pengiriman barang, kalau barang telah dikirim pihak Qlapa akan eksklusif mengirim uang ke penjual. Sesuai dengan namanya, produk yang dibidik yaitu kerajinan dan olahan kelapa.

Helga Angelina Tjahjadi

Bermula ingin hidup sehat akhir penyakit yang disandangnya, Helga Angelina sukses membangun bisnis kuliner sehat dengan merek Burgreens. Layanan pesan antar dan sajian resep yang lezat, menjadikan produknya digemari banyak orang. Di usia 15 tahun, ia mengalami jerawat ginjal dan dilema liver, yang ia percaya akhir imbas samping obat kimia yang ia konsumsi terus-menerus. Helga pun mulai mencari penyembuhan alternatif, dan di situlah ia mulai mengenal contoh makan food combining yang mengarah ke vegetarian, akupuntur dan self healing. Hal itulah yang ia lanjutkan dalam dunia bisnis yang sekarang sukses.

Hamzah Izzulhaq

Jika anda ingin membangun sebuah kerajaan bisnis, maka konsep waralaba mampu menjadi cara terbaik, mirip yang dilakukan perjaka berjulukan Hamzah Izzulhaq. Anak muda ini sudah sukses menjadi entrepreneur, Hamzah yang mempunyai perjuangan franchise acara bimbingan mencar ilmu ini sudah mempunyai 3 lisensi cabang dengan jumlah penerima rata-rata 200 orang tiap semesternya. Hamzah yang masih menginjak umur 22 tahun ini mampu memperoleh omzet sekitar Rp 360 juta per semester. Selain itu juga, Hamzah telah resmi menjadi Direktur Utama CV Hanamasa Indonesia semenjak 2011.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *