Tak Lagi Rumit, Kini Buka Usaha Cukup Pakai Nomor Izin Berusaha (NIB)

Tak Lagi Rumit, Kini Buka Usaha Cukup Pakai Nomor Izin Berusaha (NIB)

Pemerintah berikan fasilitas kepada para pelaku usaha. Mengurus perizinan perjuangan sekarang tak lagi sulit dan mampu dilakukan dengan cepat. Anda hanya membutuhkan Nomor Izin Berusaha sebelum membuka usaha.

Sesuai dengan tren ekonomi digital, pemerintah telah menyiapkan fasilitas bagi para pengusaha. Dengan adanya Nomor Izin Berusaha, Anda tak perlu lagi repot mengurus sejumlah perizinan lain mirip SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan lainnya.

Sejak tanggal 21 Mei 2018, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI merilis aturan baru. Para pelaku perjuangan tidak perlu mengajukan izin perjuangan mirip SIUP, TDP, dan isin perjuangan lainnya lagi. Cukup dengan NIB (Nomor Izin Berusaha) yang mampu diurus selama 30 menit.

Menerapkan Sistem Online Single Submission (OSS)
Sistem perizinan perjuangan ini nantinya akan memakai sistem online atau yang mampu disebut Online Single Submission (OSS). Dengan adanya sistem OSS ini, baik investor maupun individu, koperasi, firma, maupun perseroan mampu mengurus perizinan melalui satu portal.

Nantinya sistem akan menunjukkan nomor induk berusaha dan permohonan akad kepada inventor untuk menuntaskan perizinan selanjutnya. Satuan Tugas Percepatan Berusaha juga akan terus memantau sistem OSS untuk mengetahui apakah ada hambatan yang mampu menghambat investor dalam mengurus perizinan.

Selain itu sistem OSS akan menunjukkan notifikasi terkait intensif yang mampu didapatkan pengusaha sehabis mendaftarkan usahanya. Para pelaku perjuangan juga mampu mengurus insentif tersebut melalui sistem OSS.

Tahap Pemprosesan Informasi Dalam Sistem OSS
Online Single Submission (OSS)
Pemrosesan pendaftaran, checklist compliance atau akad atas izin usaha, penerbitan izin usaha, checklist compliance atau akad atas izin komerisal, dan notifikasi atas semua izin.

SiCantik (KOMINFO)
Pemrosesan izin komersial di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Daerah/KL yang belum mempunyai sistem isu dengan data yang diterima dari sistem OSS. Pemrosesan dilakukan di dalam koordinasi KOMINFO.

SPIPISE (BKPM)
Proses pengawasan pengakuan tubuh aturan di Kemenkum HAM yang terintergrasi dengan sistem NPWP dari Ditjen Pajak yang berfungsi sebagai sarana Referensi Master sebelum investor mampu memakai sistem OSS. Pemrosesan dilakukan di dalam koordinasi BKPM (Badan Koordinasi Penenaman Modal).

AHU (Administrasi Hukum Umum) – NPWP
Proses validasi pengakuan tubuh aturan di Kemenkum HAM yang terintegrasi dengan sistem NPWP dari Ditjen Pajak yang berfungsi sebagai sarana Referensi Master sebelum investor mampu memakai sistem OSS.

ADMINDUK – NIK
Adminduk yakni Administrasi Kependudukan. Proses validasi atas investor perorangan berdasar data NIK KTP elektronik dan KK sebelum investor perorangan mampu memakai sistem OSS.

INSW (Indonesian National Single Widow)
Proses perizinan komersial terkait impor ekspor, logistik, dan cross border trade facilitation. INSW berada dibawah naungan Kemenkeu.

Tata Cara untuk Mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB)
Para pelaku perjuangan mampu mengurus sendiri Nomor Izin Berusaha (NIB). Berikut ialah mekanisme yang mampu Anda lakukan bila ingin menerima Nomor Izin Berusaha :

Pengurusan Pendirian Badan Usaha
Para pelaku usaha, terlebih dahulu harus melaksanakan pengurusan pendirian tubuh perjuangan yang diinginkan. Misalnya mirip PT (Perseroan Terbatas), CV (Comanditaire Venootschap), Firma, dan jenis tubuh perjuangan lainnya dan menciptakan Akta Pendirian Perusahaan di Notaris.

Registrasi dengan Sistem Online Single Submission (OSS)
Pelaku perjuangan yang sudah menerima pengakuan Akta Pendirian Perusahaan dari Notaris sudah mampu melaksanakan pendaftaran melalui Sistem Online Single Submission (OSS) secara online. Anda mampu membuka website resmi di oss.go.id dengan memakai NIK atau paspor untuk menerima user ID.

Pilih Nomor Akta
Setelah pendaftaran simpulan dan Anda berhasil untuk login ke OSS, maka Anda mampu menentukan nomor akta, kemudian melengkapinya dengan data perusahaan untuk memperoleh Nomor Izin Berusaha (NIB) dan Perizinan Dasar.

Persiapkan Komponen Data yang diharapkan untuk menerima Nomor Induk Berusaha (NIB) yaitu mirip Data Badan Usaha Perusahaan, Data Pemegang Saham, Data Nilai Investigasi, dan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (jika perjuangan Anda membutuhkan tenaga asing), dan Data BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Mendapatkan Notifikasi Intensif
Lalu Anda akan menerima notifikasi intensif fiskal bila aktivitas perjuangan Anda termasuk ke dalam kriteria yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melakukan Kegiatan Usaha
Setelah proses tersebut, artinya Anda telah menerima Nomor Izin Berusaha (NIB), Perizinan Dasar, dan Notifikasi Perizinan dan Fasilitas. Dengan begitu, Anda mampu sudah mampu melaksanakan aktivitas usaha. Jangan lupa dengan kewajiban untuk memenuhi semua akad yang sudah disebutkan dalam Notofikasi Perizinan dan Fasilitas tersebut.

Peraturan ini akan diberlakukan pada tahun ini. Nantinya semua pengusaha akan mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berfungsi sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API), dan Akses Kepabeanan.

Bukan hanya itu, dikala ini pemerintah juga tengah menyiapkan payung aturan dari acara Nomor Izin Berusaha tersebut yakni berupa Peraturan Pemerintah (PP).

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *