Mr Picco , Bisnis Keripik Pisang

Mr Pico Bermain Di Bisnis Keripik Pisang dalam Pasar Dalam Negri | Untuk sebagian pebisnis pemula biasanya sebagai permasalahan ialah berkaitan dengan pemasaran dari product yang mereka bikin.

Terlebih bila pelaku usaha itu bertempat tinggal di tempat yang cukup jauh dari sentra keramaian atau perkotaan, niscaya duduk perkara mirip distribusi serta biaya yang makin tinggi bakal memperberat perjalanan usaha mereka.

Tetapi untuk yg tidak tidak gampang mengalah serta selalu mencari jalan keluar, mungkin saja pada balasannya menjumpai keberhasilan tidak kecil.

Seperti pasangan entrepreneur muda Puji Norbawa serta Hidayatuz Zu’amah yang sukses meningkatkan usaha keripik pisang bermacam rasa walau mereka tinggal di tempat yang cukup terpencil di tempat Lampung Selatan.

Serta alasannya adalah kejelian pilih pasar, pada balasannya mereka berdua sanggup mengenalkan product dengan nama keripik pisang Mr. Picco ini hingga ke pulau Jawa. Sedetailnya tersebut dongeng serta usaha Puji Norbawa – Hidayatuz Zu’amah meningkatkan usaha product keripik pisang Mr. Picco.

Mr Picco Berawal Dari Pengalaman Sosial
Saat di tanya wacana pertama kalinya meningkatkan usaha, Puji Norbawa serta Hidayatuz Zu’amah mengemukakan jika terlebih dulu mereka pernah ikuti satu acara ialah beastudi Etos yang disebut beasiswa untuk pengembangan pendidikan dan acara sosial.

Dalam acara beasiswa itu, satu diantara acara yang perlu dilewati oleh mereka berdua ialah acara tugas pada orang-orang.

Saat itu, di satu desa binaan sebagai objek pengembangan program, disana mereka mesti bisa mengelola desa itu dengan baik termasuk juga bagaimana menggunakan potensi desa untuk jadi pulang usaha yang untungkan. Melalui prinsip sosial pengusaha, kenyataannya hal itu jadi ide untuk keduanya untuk meningkatkan usaha berdikari di masa datang.

Mr Picco Mengawali Usaha Di Tempat Terpencil
Seperti yang sudah di sampaikan terlebih dulu jika Puji Norbawa serta Hidayatuz Zu’amah memanglah pertama kalinya meningkatkan usaha keripik pisang ini di lokasi Lampung Selatan yang termasuk masihlah cukup terpencil. Jarak yang perlu ditempuh untuk hingga ke sentra kota saja memerlukan dikala tidak kurang dari 2 jam.

Tetapi hal itu tak menyurutkan hasrat ke-2 pengusaha ini untuk mengawali usahanya. Serta setelah lihat besarnya potensi pemrosesan product pisang di lokasi Lampung Selatan, pada balasannya mereka mengambil keputusan untuk ikut serta coba kesempatan usaha ini.

Hal pertama yang dikerjakan yaitu, dengan lakukan penelitian pasar untuk mencari kesempatan dari pengembangan usaha keripik pisang yang masihlah sepi kompetitor.

Tetapi sebenarnya, setelah lakukan penelitian pasar mereka mengerti jika usaha kripik pisang di Lampung Selatan telah demikian sesak dengan adanya banyak pemain semacam. Berikut yang kemudian mengharuskan Puji serta Hidayatuz untuk lebih memutar otak mencari alternatif lain.

Pada balasannya tercetus pandangan baru untuk lakukan pemasaran bukanlah di lokasi Lampung tetapi jauh hingga ke pulau Jawa. Sesudah menggerakkan sebagian penelitian serta mengkalkulasi semua perihal, pada balasannya mereka oke serta mulai lakukan produksi.

Mr Picco Mengaplikasikan Kembali Prinsip Sosial Entrepreneur
Saat meningkatkan product keripik pisang yang dinamakan Mr. Picco, Puji serta Hidayatuz tetaplah mengaplikasikan prinsip Social pengusaha yang pernah dipelajari sepanjang acara beasiswa Etos.

Pada umumnya, prinsip ini mengadaptasi pemakaian potensi lingkungan untuk meningkatkan satu usaha komersil. Dengan menggunakan tenaga kerja orang-orang, pada balasannya produksi keripik pisang yang dikemas dengan bermacam rasa Ini sukses digerakkan dengan cukup lancar.

Mr Pico Bermain Di Bisnis Keripik Pisang dalam Pasar Dalam Negri Terutama dikala itu, mereka juga telah memperoleh partner yang pas hingga product keripik pisang yang mereka bikin memiliki kwalitas yang begitu baik.

Dengan keunggulan struktur yang begitu renyah, keripik pisang Mr. Picco juga dilengkapi dengan bumbu yang begitu menyatu dan tahan usang walau tanpa ada pemakaian pengawet buatan.
Perkembangan Usaha Keripik Pisang yang Drastis

Mengawali usaha pada bln. agustus 2015 lantas, kenyataannya kurun waktu yang cukup singkat mereka telah sanggup meningkatkan usaha keripik pisang dengan omset yang tidak kecil.

Penambahan cepat ini sanggup di dukung dengan pemasaran on-line melalui sosial media dan website situs (blog) untuk sanggup mencapai tujuan customer ialah anak muda serta kelompok menengah ke atas.

“Setelah product dilepaskan di market saya lakukan branding serta promosi dengan menggunakan sosial media yang ada. Untuk menguatkan branding biar product sanggup tampak menawan kami menggunakan media Facebook, Instagram, situs (blog), dan sebagainya, ” tutur Puji.

Karena adonan moncernya pemasaran on-line dan kemampuan produksi yang juga lancar, pada balasannya mereka sanggup memperoleh omset hingga meraih beberapa puluh juta rupiah dalam sebulan.

Omset itu bisa dicapai alasannya adalah luasnya persebaran product Mr. Picco yang telah meraih sebagian kota tidak kecil mirip Jakarta, Semarang, Jogja, Solo, Bekasi dan sebagian kota yang lain di pulau Jawa.

About the Author: Lyalvy

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *