Cara Mendirikan CV Perusahaan Serta Syarat Pembuatannya

Cara Mendirikan CV Perusahaan Serta Syarat Pembuatannya
Cara Mendirikan CV – CV (Comanditaire Venootschap) yaitu salah satu bentuk tubuh perjuangan yang melaksanakan kegiatannya dengan modal terbatas. CV merupakan salah satu alternatif bagi para pengusaha yang tidak memilik modal besar namun ingin mendirikan tubuh perjuangan yang resmi atau legal dan di akui negara.

CV berbeda dengan PT (Perseroan Terbatas) yang mengharuskan memiliki modal minimal 50 juta rupiah, serta harus disetorkan kepada kas perseoan minimal 25 persennya. Sedangkan CV tidak ada ketentuan minimal modal dan segala bentuk perjuangan apapun mampu kita jadikan CV.

Membuat Akta Pendirian Di Notaris
Hal pertama yang harus anda perhatikan sebagai cara mendirikan CV yaitu menciptakan sertifikat pendirian. Akta ini mampu didapatkan di kantor notaris dimana wilayah anda berada. Perlu di ketahui, untuk syarat pembuatan sertifikat pendirian CV di notaris ini setidaknya harus diajukan oleh ada dua orang yang salah satunya akan bertindak sebagai sekutu aktif atau yang akan menjalankan usaha, dan satu orang lainnya menjadi sekutu pasif atau pemilik modal.

Sebelum mendatangi notaris, perlu juga kita persiapkan planning nama CV yang akan di pergunakan, daerah dimana akan didirikan, juga persiapkan maksud dan tujuan kita mendirikan CV tersebut. Kita juga harus membawa identitas atau KTP orisinil dan juga copyannya. Biasanya pembuatan sertifikat ini akan akhir dalam waktu 2 sampai 3 hari, bergantung dari pihak notaris yang mengurusnya.

Mendaftarkan Akta Pendirian Ke Pengadilan Negeri
Selanjutnya sertifikat pendirian CV yang didapat dari notaris perlu kita daftarkan ke kantor pengadilan negri setempat, untuk selanjutnya nanti menerima pengukuhan dari sana. Pada langkah ini, akan di butuhkan banyak sekali dokumen suplemen sebagai legalitas tubuh perjuangan milik kita nantinya, dan umumnya dokumen-dokumen yang di perlukan yaitu sebagai berikut :

Surat Keterangan Domisili Perusahaan ( SKDP ). SKDP mampu kita dapatkan dengan membuatnya di kelurahan daerah domisili perusahaan berada sesuai dengan sertifikat pendirian CV. Untuk menerima SKDP ini juga akan di perlukan sertifikat kepemilikan daerah usaha, bila daerah di miliki harus di buktikan dengan adanya PBB tahun terahir. Dan bila daerah perjuangan yaitu hasil sewa harus di sertakan perjanjian sewa-menyewa.
Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) nama perusahaan. Untuk menerima NPWP ini kita harus membuatnya di kantor pajak setempat. Selanjutnya nanti sesudah NPWP di dapat, kita pun perlu menciptakan SP-PKP (Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak) surat ini di buat menurut NPWP yang telah di terbitkan.
Tanda Daftar Perusahaan ( TDP ) dan Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) bagi perusahaan yang bergerak di bidang perdangangan umum. Atau Surat Izin Usaha Jasa Kontruksi ( SIUJK ) bagi perusahaan jasa kontruksi. Dokumen ini pengurusannya mampu di lakukan di kantor dinas pedagangan kota atau kabupaten setempat.

Setelah semua dokomen-dokumen tersebut kita penuhi, maka tinggal tunggu datangnya pengukuhan yang akan di keluarkan dari pengadilan negri setempat, umumnya seluruh proses ini memakan waktu sampai 2 bulanan.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *