Pengertian PT (Perseroan Terbatas) dan Berbagai Macam Jenisnya

Pengertian PT (Perseroan Terbatas) dan Berbagai Macam Jenisnya
PT (Perseroan Terbatas) yaitu merupakan perusahaan yang modalnya merupakan saham-saham dan tanggung jawab dari sekutu pemegang saham sangat terbatas, yaitu sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.

Secara lebih jelasnya, pengertian PT yaitu perusahaan yang dibuat dengan tubuh aturan yang disebut dengan “perseroan”. Perseroan pada PT bermaknakan tata cara penentuan modal yang terdapat pada tubuh aturan tersebut.

Sedangkan untuk istilah terbatas bermaknakan batasan atas tanggung jawab pemilik saham, yaitu sebesar saham yang dimilikinya.

Adapun ciri-ciri dari PT antara lain yaitu :

Sebuah tubuh perjuangan mampu disebut sebagai PT apabila modal yang dimiliki pemilik saham yaitu modal yang terpisah dengan kekayaan pribadi, sehingga akan membentuk suatu dana yang nantinya menjadi jaminan bagi pihak perikatan perseroan.
Miliki pemegang saham atau investor dimana saat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mereka yaitu pemimpin tertinggi dan berhak memberhentikan dan mengangkat komisaris dan direksi. Selain itu, pemilik saham juga wewenang untuk memilih garis besar kebijakan perusahaan dan kebijakan penggunaan anggaran dasar dan lain-lain.
Memiliki direksi dan komisaris yang peran dan tanggung jawabnya terbatas sesuai dengan batas ketentuan tugasnya. serta harus sesuai dengan anggaran dasar yang di bahas pada RUPS.

Macam-Macam PT
Tidak mirip jenis perusahaan lainnya yang hanya terdapat satu macam saja, untuk PT (perseroan terbatas) ini, terdapat beberapa macam PT. Dimana macam-macam PT ini mempunyai ciri khasnya tersendiri yang akan memperlihatkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apa sajakah macam-macam PT tersebut ? Berikut 3 macam diantaranya :

PT Terbuka
PT (perseroan terbatas) terbuka ini sering kali disebut dengan PT yang go-publik. Ya, alasannya PT terbuka penanam modalnya yaitu orang umum atau orang luas.

Biasanya PT akan melaksanakan bursa atau penjualan saham, dan bagi orang yang berminat mampu membeli saham yang dijual di bursa tersebut sampai menjadi penanam modal.

Kegiatan ini biasanya dilakukan saat PT sedang membutuhkan dana, atau sedang membutuhkan pemupukan dana. Namun untuk mampu membeli saham, biasanya harus memenuhi suatu kriteria. Atau juga mampu merupakan perseorangan yang sudah melaksanakan penawaran yang tentu saja sesuai dengan perundang-undangan yang terdapat di pasar modal.

PT terbuka sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu PT yang go-public yaitu PT yang mengadakan penjualan saham di bursa. Dan PT yang tidak go-public yang tidak melaksanakan tawar menawar di bursa alasannya mempunyai modal yang cukup.

PT tertutup
Dari namanya saja, sudah terang kalau PT tertutup berbeda jauh dengan PT terbuka. Ya, PT tertutup ini yaitu macam-macam PT yang tidak memperjualkan sahamnya pada masyarakat luas. Sehingga tidak semua orang mampu menjadi penanam modal dalam PT tersebut. Serta untuk mampu menjadi penanam saham dalam PT tersebut harus memenuhi kriteria yang sudah dimuat pada UU PT.

PT perseorangan
Jenis PT yang ketiga ini kini sudah tidak ada lagi. Hal ini terjadi sesudah adanya UU PT yang melanggar adanya pemegang saham tunggal.

Ya, alasannya PT perseorangan yaitu PT dimana pemegang sahamnya hanya satu orang saja. Ini biasanya terjadi alasannya pemindah nama an, yang awalnya PT terdiri dari beberapa penanaman modal yang lalu dipindah namakan menjadi satu orang saja. Namun, untuk PT yang merupakan BUMN, macam-macam PT ini masih mampu diberlakukan.

Bagaimana, apakah anda sudah paham dengan klarifikasi tersebut ? Semoga bermanfaat..

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *